Senin, 30 Juli 2012

Sekilas Mengenai Program AgFor Sulawesi

Diposting oleh MEGA di 19.24
Menghubungkan Pengetahuan dengan Tindakan

Apa itu AgFor Sulawesi ?

Agroforestry dan Kehutanan di Sulawesi: Proyek menghubungkan pengetahuan dengan tindakan (AgFor Sulawesi)yang bekerjasama dengan masyarakat, pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat untuk meningkatkan pendapatan petani melalui sistem agroforestry dan pengelolaan bentang alam. Agroforestry adalah kombinasi antara pertanian dan kehutanan: pepohonan yang diperlukan petani, tumbuh dilahan petani atau masyarakat, sering bercampur dengan tanaman pangan dan ternak. Ketika lahan agroforestry ini bertambah tua, lahan tersebut menjadi lahan alam dibandingkan lahan pertanian karena lahan tersebut biasanya merupakan campuran beberapa jenis pohon. Pengalaman menunjukkan bahwa agroforestry dapat menigkatkan pendapatan petani dan melindungi hutan alam. AgFor Sulawesi berencana untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan melindungi lingkungan.

Gambaran hutan Agroforestry


Apa yang akan AgFor Sulawesi capai ?

Tujuan utama adalah meningkatkan matapencaharian yang lebih adil dan lebih berkelanjutan dari agroforestri dan kehutanan bagi masyarakat pedesaan di Sulawesi. Ada tiga tujuan yang saling berkaitan satu sama lainnya.
1. Matapencaharian : meningkatkan penggunaan yang adil dan berkelanjutan dari hasil agroforestri dan kehutanan oleh laki-laki dan perempuan miskin dan berkekurangan
2. Tata Kelola : meningkatkan keterlibatan perempuan dan laki-laki dalam tata kelola penggunaan lahan dan sumber daya alam pada tingkat kabupaten dan kecamatan
3. Lingkungan : meningkatnya secara nyata ekosistem dan bentang alam, pengelolaan yang terintegrasi.

Bagaimana AgFor Sulawesi melakukannya ?

Pertama, AgFor akan melakukan studi tentang apa yang dikerjakan petani, bagaimana mereka hidup dan apa yang mereka inginkan; juga AgFor akan bekerjasama dengan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat untuk isu-isu tata kelola, lingkungan dan matapencaharian dan bagaimana semua isu itu dapat memperbaiki kondisi yang ada. AgFor akan memberikan pelatihan kepada petani untuk mengembangkan pembibitan pohon, pengelolaan pohon, kebun dan tanaman, pemahaman yang lebih baik tentang pasar dan membangun jaringan ke pasar, menghasilkan produksi yang lebih berkualitas sehingga memperoleh harga yang lebih baik, melibatkan perempuan dalam membuat keputusan dan meningkatkan pengelolaan bentang lahan. Pada saat yang bersamaan, AgFor juga bekerjasama dengan instansi pemerintah untuk menemukan cara mencapai kesejahteraan yang lebih baik, keadilan dan pengelolaan yang harmonis untuk kehidupan dan bentang lahan. AgFor akan menyediakan isu teknis hasil penelitian yang berkaitan dengan tanaman, matapencaharian dan bentang lahan serta juga membantu pemerintah dalam menganalisa kebijakan dan perencanaan mereka, terutama kebijakan dan tata cara tentang kepemilikan lahan




Mengapa lingkungan alam Sulawesi penting ?

Hutan tropis Sulawesi sangat penting bagi eko-region, yang merupakan habitat bagi hewan dan tumbuhan yang terkenal, seperti babi rusa dan anoa. Kekayaan keanekaragaman hayati ini sangat bernilai bagi kesejahteraan manusia dan seluruh bumi. Bahan makanan kita, obat-obatan, air dan udara berasal dari lingkungan yang seperti ini dan tanpa lingkungan kesehatan manusia terancam, tidak hanya harta benda. Keragaman hayati yang unik ini terancamoleh konversi lahan untuk penggunaan lain, deforestasi dan pemecahan kawasan hutan menjadi kantong-kantong hutan yang kecil-kecil. Hal tersebut menyebabkan kerusakan total tumbuhan dan hewan atau mengurangi peluang mereka untuk hidup. Antara tahun 1990 dan 2010, hutan alam berkurang sebanyak 27% di Gorontalo 39% di Sulawesi Selatan serta 37% di Sulawesi Tenggara. Konversi hutan ini biasanya mengakibatkan lahan menjadi rusak, dengan bertambahnya erosi tanah dan sedimen di sungai-sungai dan danau-danau, akan mengurangi produktivitas lahan. Sungai membawa erosi tanah ke laut, yang akan menutupi air dan mengurangi oksigen dan cahaya untuk ikan dan tanaman air lainnya. Hal ini, pada gilirannya, mengurangi populasi ikan, yang artinya mengurangi pasokan makanan dan pendapatan, dan juga merusak kekayaan terumbu karang yang unik di sekitar Sulawesi. AgFor akan melindungi lingkungan melalui pengelolaan bentang lahan yang lebih baik.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Megu Megu Story Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei